Nama aslinya adalah Muhamad Asma Wijaya. Tapi, dia lebih akrab disapa Deden. Seperti anak jalanan lain, Deden pun akrab dengan kehidupan keras di luar sana. Dia pernah mengamen selama satu tahun saat ia duduk di bangku kelas 4 SD. 

Namun, Deden boleh jadi beruntung. Dia masih dapat kesempatan bersekolah seperti anak-anak lain. “Walaupun ini bisa dibilang sekolahnya anak jalanan, tapi sama saja seperti sekolah yang lain, ketemunya juga buku,” ujar Deden.

Saat ini dia tercatat sebagai murid kelas 3 SMP PKBM Himmata dan tinggal di lingkungan sekitar PKBM Himmata. 

Menurut dia, bersekolah dan memiliki teman-teman yang sebagian juga anak jalanan sangat menyenangkan. “Asyik saja karena kita bisa tahu cara menghemat uang dan bagaimana keadaan hidup di jalan,” kata Deden.

Di usianya saat ini, Deden boleh jadi hanya tahu mengisi hari-harinya dengan bersekolah atau mungkin saja kembali ke jalanan. Namun, di ujung hari, Deden berharap akhir dari perjalanan panjangnya kelak menuju pada satu muara yang diidamkan sejak kini. Muara yang disebutnya sebagai cita-cita. ”Saya ingin jadi pelukis,” kata dia pelan .

Image

 

 

” MEREKA ADALAH PAHLAWAN BANGSA YANG SEBENARNYA “

 

sumber (http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/11/28/mwwtgj-curhat-seorang-anak-jalanan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s